Social Network Business

SOCIAL NETWORK BUSINESS

SNB atau Social Network Business adalah bagian dari penggunaan Social Network Service untuk melakukan pemasaran atau testing sebuah produk baru yang akan diluncurkan oleh sebuah perusahaan. Teknologi ini diterapkan oleh perusahaan untuk dapat mengetahui keinginan konsumen, baik dari segi desain, kebutuhan maupun daya beli konsumen.

Definisi

SNB dapat diartikan sebagai sebuah layanan online, platform, atau situs yang berfokus pada bangunan dan mencerminkan sebuah jaringan sosial, dimana para pengguna dapat saling bertukar pendapat atau menyelenggarakan sebuah acara. Contoh dari sebuah SNB adalah myspace dan Linkedln.

Sejarah

Potensi jaringan komputer untuk memfasilitasi bentuk-bentuk baru dimediasi interaksi sosial-komputer disarankan sejak dini. Upaya untuk mendukung jejaring sosial melalui komunikasi komputer yang dimediasi dibuat dalam banyak layanan online dini, termasuk Usenet , ARPANET , LISTSERV , dan buletin papan jasa ( BBS ). Banyak fitur prototipikal situs jejaring sosial juga hadir dalam layanan online seperti America Online, Prodigy , dan CompuServe.

Awal mula jejaring sosial dimulai dengan munculnya sebuah komunitas online seperti Theglobe.com, Geocities dan Tripod.com. Metode jaringan sosial seperti saat ini kita kenal baru mulai berkembang pada tahun 1990-an yang dimulai dengan kemunculan friendster.com.

Struktur SNB

1. Struktur Dasar Social Networking

Hal paling mendasar dalam sebuah Social Networking adalah pembuatan profil, penggunaan fitur teman, posting entri dan upload foto, ini merupakan hal yang selalu ada dalam sebuah Social Networking.

2. Fitur Tambahan

Fitur tambahan yang ada pada sebuah Social Networking diantara pembuatan kelompok atau grup-grup tertentu, melihat video atau foto pada sebuah profil, penggunaan chat room dan masih banyak lagi hal-hal menarik yang muncul pada sebuah Social Networking.

Domain Aplikasi SNB

Dalam hal ini, penggunaan domain SNB dimaksudkan untuk lebih mendekatkan konsumen kepada sebuah perusahaan tertentu, konsumen dapat melakukan keluhan atau masukan yang dapat dipertimbangkan oleh perusahaan, diantara desain produk, atau fitur yang diinginkan oleh konsumen saat ini.

Isu Dalam SNB

Di balik semua hal baik yang terdapat dalam SNB, juga terdapat sisi buruk. Diantaranya:

1. Privasi konsumen, dalam hal ini, konsumen tidak tahu apakah perusahaan tersebuh memberikan informasi pribadinya kepada orang lain yang sama sekali bukan haknya atau tidak. Informasi yang sensitif, dapat menimbulkan masalah di kemudian hari jika di sebarluaskan tanpa ijin pemilik informasi

2. Notifikasi, hal ini merupakan sebuah informasi singkat tentang apa saja yang terjadi pada profil kita, tapi hal ini bisa menjadi sangat menjengkelkan jika banyak diantara informasi singkat tersebut yang tidak berguna

3. Akses informasi, yang dimaksud dalam hal ini adalah akses informasi konsumen, apakah orang lain dapat melihat seluruh informasi kita atau tidak pada sebuah Social Networking. Hal ini dimaksudkan agar kita tidak mendapat gangguan dari orang tidak dikenal atau bahkan seorang hacker.

4. Penyalahgunaan informasi, dengan banyaknya informasi yang kita tempatkan pada sebuah social networking, ada kecenderungan terjadi penyalahgunaan informasi oleh orang – orang tidak bertanggung jawab.

Sumber

http://en.wikipedia.org/wiki/Social_network_service

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: