CIM(Corporate Information Management)

CORPORATE INFORMATION MANAGEMENT

 

Corporate information management atau CIM adalah sebuah proses dari pembuatan strategis, perencanaan kebutuhan, meningkatkan utilitas sumber daya informasi, menghilangkan informasi yang berlebih, memastikan kepatuhan terhadap undang-undang dan meningkatkan laba atau investasi di bidang teknologi informasi.

 

diagram

cim diagram

1.  Strategis sense making

Dalam hal ini, korporasi menghadapi masalah berupa informasi yang berjumlah besar. Apabila hal ini terjadi, perusahaan, dalam hal ini manajemen informasi, akan melakukan pengecekan terhadap informasi yang masuk dan memilah antara informasi yang relevan dan yang kredibel untuk menghasilkan respon yang tepat.

2. Planning for future needs

Korporasi membangun berbagai macam proyek bisnis. Hal ini, membutuhkan berbagai macam informasi baru untuk pengembangan proyek bisnis yang baru pula. Sebuah proyek bisnis yang baru diperlukan informasi yang relevan sesuai dengan proyek bisnis yang dijalankan. Kunci keberhasilan dalam hal ini adalah mendapatkan informasi yang relevan sesuai dengan kebutuhan proyek bisnis tersebut.

3. Increasing the utility value of available information

Bisnis didukung oleh siklus hidup informasi. Nilai utilitas sebuah informasi didasarkan pada efisiensi dan efektifitas informasi yang diberikan oleh informasi tersebut dan dapat menaikkan nilai utilitas informasi yang kita pegang. Perusahaan dapat maju jika ia memegang informasi dengan nilai utilitas yang relevan, sesuai dengan perkembangan informasi masa kini dan dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja perusahaan.

4. Eliminating redundant information

Kelebihan informasi adalah hal yang harus diwaspadai oleh sebuah perusahaan. Karena perusahaan menjadi tidak dapat berjalan dengan efektif dengan adanya kelebihan informasi. Perusahaan harus dapat mengidentifkasi informasi mana yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan informasi yang tidak dibutuhkan oleh perusahaan, dengan begitu, perusahaan dapat bekerja dengan efektif dan informasi yang tidak dibutuhkan oleh perusahaan dapat dihilangkan.

5. Ensuring compliance to legislation

Legislasi dalam hal ini adalah informasi client yang dipegang oleh sebuah perusahaan. Dalam hal ini, perusahaan harus dapat menjaga kerahasiaan informasi yang dimiliki oleh client agar tidak disalahgunakan oleh orang-orang tertentu. Manajemen informasi perusahaan harus mengawasi penggunaan informasi tersebut agar tidak ada informasi yang disalahgunakan oleh pihak luar.

6. Increase the return on investment in information technologies

Pengembalian nilai investasi menunjukkan peningkatan dalam hal pendapatan, penurunan biaya teknologi informasi dan penurunan risiko bisnis. Manajemen informasi perusahaan memastikan bahwa semua sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan dieksploitasi untuk kebutuhan bisnis. Kunci utama bagi manajemen informasi perusahaan adalah mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh informasi agar tidak terjadi penyimpangan dalam hal penggunaan informasi yang tidak berkaitan dengan bisnis.

 

ERP

ERP atau Enterprise Resources Management adalah sistem aplikasi berbasis komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengelola sumber daya internal maupun eksternal.

Modul yang digunakan dalam ERP adalah :

A. Backbone Transaksion

  • Finansial
  • Distribusi
  • Sumber Daya Manusia
  • Manajemen siklus hidup produk

B. Advanced aplikasi

Costumer Relationship management

Supply chain management software

  • Pembelian
  • Manufaktur
  • Distribusi

Sistem manajemen gudang

C. Manajemen portal/ Dashboard

Sistem pendukung keputusan

CRM

CRM atau Costumer Relationship Management adalah sebuah strategi perusahaan dalam mengelola hubungan perusahaan dengan costumer, client dan prospek penjualan.

Ada tiga fase dimana CRM mendukung hubungan antara bisnis dan pelanggan, yaitu:

  • Memperoleh: CRM dapat membantu bisnis memperoleh pelanggan baru melalui manajemen kontak, menjual, dan pemenuhan.
  • Meningkatkan: web-enabled CRM dikombinasikan dengan alat layanan pelanggan menawarkan layanan pelanggan dari tim penjualan dan layanan spesialis, yang menawarkan kenyamanan belanja di satu tempat untuk semua kebutuhan.
  • Mempertahankan: dengan database memungkinkan perusahaan mengidentifikasi dan memberikan penghargaan kepada pelanggan setia yang dapat membentuk sebuah hubungan yang erat.

SCM

SCM atau Supply Chain Management adalah pengelolaan jaringan interkoneksi yang terlibat dalam penyediaan akhir dari produk dan pelayanan paket yang dibutuhkan oleh pelanggan.

 

 

 

Satu Tanggapan to “CIM(Corporate Information Management)”

  1. PENGANTAR BISNIS INFORMATIKA (CIM) | Charis Nadia Meiviani Rompis Says:

    […] [4]     https://andri102.wordpress.com/soft-skill-2-bisnis-informatika/cim/ […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: